Home / Apakabar INDONESIA / Bandar Lampung

Kamis, 11 Februari 2021 - 21:35 WIB

Ketua TP PKK Provinsi Lampung Pimpin Rakor Bersama OPD Pemprov Lampung

Bandar Lampung-Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal, memimpin Rapat Koordinasi TP PKK Provinsi Lampung dengan OPD/Instansi di Lingkungan Pemprov Lampung, Kamis (11/02).

Turut hadir dalam rapat tersebut, Kepala Dinas/Instansi di Lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Lampung, Wakil Ketua, Ketua Pokja dan Sekretariat TP PKK Provinsi Lampung, Pengelola SLB PKK dan Agropark PKK, serta Instansi terkait lainnya.

Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kepala OPD dan Instansi yang telah menyempatkan diri untuk hadir pada rapat koordinasi ini.

Riana menjelaskan, Tim Penggerak PKK merupakan organisasi masyarakat yang merupakan mitra pemerintah, memiliki Program Kerja yang lebih dikenal dengan 10 Program Pokok PKK.

Baca Juga  Berbekal Kaos Merah Bertuliskan “COSMOS”, Polsek Sukarame Berhasil Ungkap Kasus Pembuangan Bayi di Sungai Urip Sumoharjo

Dalam pelaksanaannya, PKK memiliki kader secara berjenjang mulai dari TP PKK Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan sampai dengan dasa wisma yang merupakan kumpulan 10-15 rumah tangga.

Sehubungan dengan hal tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Lampung menyampaikan beberapa hal. Tim Penggerak PKK merupakan mitra pemerintah, maka sinergi dengan OPD dalam pelaksanaan tugas merupakan suatu keharusan. Di sisi lain, OPD dapat memanfaatkan keterlibatan seluruh kader PKK sebagai potensi kekuatan untuk mendukung keberhasilan program.

Riana menjelaskan, sinergi yang dimaksud jangan ditafsirkan bahwa Tim Penggerak PKK ingin ikut campur ataupun intervensi dalam pelaksanaan program dan kegiatan OPD.

Baca Juga  FMIPA Lepas Mahasiswa ke Universitas Malaya melalui Program Student Mobility

“Tujuannya semata-mata agar semua bergerak bersama dan bersinergi untuk mencapai tujuan bersama. Misalnya saja terkait dengan penanganan stunting di satu Kabupaten/Kota dapat dilakukan kegiatan secara bersama,” sambung Riana.

Riana mencontohkan, kegiatan bersama dan sinergi dalam penanganan stunting di satu Kabupaten/Kota yang dimaksud yaitu Dinas Kesehatan dengan pembinaan posyandu dan pemberian makanan tambahan. Kemudian Dinas Pendidikan dengan pembinaan PAUD holistik integratif. Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura dengan kegiatan pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA). Lalu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan penyuluhan pola asuh dan Dinas Koperasi UMKM dengan penguatan ekonomi masyarakat dan lain-lain.

Share :

Baca Juga

Apakabar INDONESIA

PD TIDAR Sumut Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Desa Yukka Tapanuli Tengah

Apakabar INDONESIA

Jelang Natal dan Tahun Baru, PT Prima Indonesia Logistik Pastikan Operasional Tetap Berjalan

Apakabar INDONESIA

Lahan Parkir Rumah Sakit Prima Husada Cipta PHC (Pelindo) Medan Amburadul

Apakabar INDONESIA

Pelindo Dukung Pengiriman Cadangan Beras Pemerintah ke Pulau Nias

Apakabar INDONESIA

Penumpang Natal 2025, Pelindo Regional 1 Belawan Pastikan Kesiapan Terminal Bandar Deli Belawan

Apakabar INDONESIA

BNCT Perkuat Sinergi Stakeholder Tingkatkan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat di Pelabuhan Belawan

Apakabar INDONESIA

BNCT dan Sei Mangkei Dry Port Teken MoU Perkuat Konektivitas Logistik Sumatera Utara

Apakabar INDONESIA

527 Wisudawan Universitas Tjut Nyak Dhien Medan (UTND) Wisuda di Tiara Convention Center Medan