BELAWAN – newskabarindonesia.com: Dampak pasang tinggi rendah air laut di Dermaga Terminal Penumpang Bandar Deli Belawan Sumatera Utara perlahan lahan mulai terendam di genangi air, Minggu (7/7/2024).
Pasang surut air laut merupakan fenomena naik turunnya permukaan air laut. Pengaruh pasang surut dapat berakibat pada dermaga untuk dilakukan pemeliharaan dermaga sehingga dapat menjamin keamanan kapal saat bersandar di dermaga.
“Pasang rendah air laut kini mampu menggenangi sebahagian tempat bongkar muat dilapangan Bandar Deli Belawan dan PT Pelindo Regional I belum melakukan penataan ulang di Dermaga”.
Selain area parkiran, gudang gudang tempat penyimpanan di Dermaga Bandar Deli Belawan bakal juga terendam air meski air belum masuk ke seluruh areal.
Padahal, transportasi laut juga menunjang aktivitas perdagangan maupun kegiatan transportasi yang berpindah dari satu pulau ke pulau yang lain.

Keamanan dermaga pelabuhan menjadi faktor penting untuk menjamin keselamatan kapal yang akan bersandar. Oleh karena itu, pengamatan terhadap perubahan sedimentasi perlu dilakukan untuk mengamati perubahan yang terjadi di dermaga pelabuhan.
“Sehingga kapal yang akan sandar tidak akan kandas. Pembentukan sedimentasi di dermaga dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah pasang surut”.
Amatan dilapangan, genangan air laut kini menggenangi sebagian ruas didalam Dermaga Terminal Penumpang Bandar Deli Belawan sekira pukul 14.57 Wib, Minggu (7/7/2024).
Aktivitas bongkar muatan berjalan normal. Tidak terpengaruh genangan air dalam bongkar muat. Biasanya setelah membongkar muatan, barang sebahagian diletakkan di tempat areal parkiran.
(Rikcy)
















