Bandar Lampung

Anggota DPRD Fraksi Demokrat Lambar Tolak Wacana Kenaikan Harga BBM

BANDAR LAMPUNG – Wacana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dikabarkan bakal dilakukan pemerintah dalam waktu dekat, Anggota DPRD Lampung Barat Fraksi Partai Demokrat, Lina Marlina, menyerukan penolakan. Menurut dia, langkah tersebut belum tepat.

Sebab hematnya, saat ini efek Pandemi Covid-19 dua tahun terakhir masih terasa utamanya pada aspek perekonomian.

“Saya atas nama personal anggota DPRD partai Demokrat Lampung Barat dengan tegas menolak dan menyerukan agar pemerintah pusat jangan dahulu menaikan harga BBM,” tegas Lina Marlina pada media ini, Minggu (28/8/2022).

Baca Juga  Kostiana Ajak Warga Kedepankan Musyawarah

Ia berharap, kiranya Pemerintah agar lebih konsern pada perbaikan perekonomian yang sejatinya masih terpuruk. Bukan malah justru sibuk mengurusi kenaikan BBM dengan dalih subsidi BBM dan kompensasi energi yang membengkak.

“Karena pasca Pandemi ini angka pengangguran masih tinggi, masyarakat miskin yang sangat merasakan, pemerintah berpikir ulang lah agar fokus dulu pada recovery ekonomi,” harap Wakil Ketua Fraksi Demokrat Lambar ini.

“Apalagi efeknya, bila BBM ini naik pasti harga kebutuhan pokok turut naik, nanti ujung-ujungnya masyarakat kecil yang kesusahan,” sambungnya.

Baca Juga  *Polresta Bandar Lampung Amankan Kedatangan Logistik Surat Suara dan Alat Bantu Coblos Bagi Tuna Netra* Bandar Lampung - Polresta Bandar Lampung mengamankan kedatangan logistik pemilu di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung, pada Jumat (05/01/2024). Logistik pemilu tersebut yaitu surat suara pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Surat suara DPD-RI serta alat bantu coblos (template) bagi pemilih tuna netra untuk memilih calon DPD-RI. Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Agustina Nilawati, menyatakan bahwa pengamanan logistik pemilu merupakan langkah proaktif dari pihak kepolisian untuk memastikan integritas dan keamanan seluruh proses pemilu. "Kita memastikan bahwa seluruh logistik dari tahap pendistribusian hingga penyimpanan di gudang Kantor KPU Kota Bandar Lampung dalam keadaan aman, sehingga proses pemilihan dapat berlangsung secara aman, lancar, dan transparan," ujar Iptu Agustina Nilawati saat dikonfirmasi awak media pada Jumat (5/1/2024) siang. Nila juga menjelaskan bahwa logistik pemilu yang datang hari ini, yaitu berupa surat suara Presiden dan Wakil Presiden sebanyak 806.899 lembar, Surat Suara DPD RI sebanyak 806.899 lembar serta 2.880 lembar alat bantu coblos tuna netra pada DPD-RI. Logistik pemilu yang diangkut dengan menggunakan 2 unit kendaraan truk Hino Tronton dengan pengawalan dan pengamanan ketat dari jajaran Sat Brimob dan Polresta Bandar Lampung. “Kedatangan logistik pemilu ini diterima langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Ketua KPU Kota Bandar Lampung, Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung dan sejumlah komisioner KPU dan juga mendapat pengawasan dari pihak Bawaslu Kota Bandar Lampung,” ungkap Nila. Nila juga menambhakan selain mengamankan kedatangan logistik pemilu, pihaknya juga fokus melakukan pengamanan kegiatan kampanye yang sedang berlangsung di sejumlah lokasi maupun proses pelipatan surat suara pemilu yang berlangsung di gudang KPU. “Kita seluruh tahapan Kampanye di Kota Bandar Lampung dapat berjalan dengan aman, lancar dan kondusif,” Jelas Nila. (*)

Oleh karenanya tutur Lina, pemerintah justru seharusnya fokus mengatur regulasi agar penggunaan BBM subsidi tepat sasaran.

Pasalnya, fakta dilapangan BBM subsidi justru turut digunakan oleh golongan yang terbilang mampu.

“Apapun alasannya, saya menolak harga BBM dengan segala jenisnya dinaikan, karena diakui atau tidak ekonomi kita saat ini masih dalam kondisi lemah,” tukasnya.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *