Proyek Sumur Gas: Direktur Migas Watch, Rion Arios SH MH Ingatkan EMP Perhatian Kesejahteraan Masyarakat
MEDAN – newskabarindonesia.com: Direktur Lembaga Independen Pengawasan Minyak dan Gas (Migas Watch) Rion Arios, SH.MH., ingatkan PT Energi Mega Persada (EMP) Gebang dalam proyek eksplorasi gas dapat memperhatikan masyarakat, Sabtu (29/6/2024).
Informasi dihimpun, dalam pelaksananaan pembangunan infrastruktur jalan jembatan menuju lokasi pengeboran sumur gas di Desa Bubun, Tanjung Pura Langkat Sumut itu berlangsung perbaikan guna meningkatan kualitas jalan dan jembatan yang berdampak baik bagi pengguna jalan.
Akan tetapi, Migas Watch mengingatkan agar PT. Energi Mega Persada (EMP) Gebang yang mendapat proyek eksplorasi gas berdasarkan Kontrak Kerja Sama (KKS) tidak serta untuk melupakan kewajibannya terhadap masyarakat, bangsa dan negara. Kata Rion Arios
Direktur Lembaga Independen Pengawasan Minyak dan Gas (Migas Watch) Rion Arios, SH. MH., setelah melakukan peninjauan di lokasi pelaksanaan pembangunan jalan dan jembatan menuju pengeboran sumur gas pada (Jumat,28/6/2024) telah di tandai peletakan batu pertama.
Proyek pembangunan jalan dan jembatan EMP Gebang dimulai sejak bulan Februari 2024 lalu dimana ditandai peletakan batu pertama kemudian pengeboran sumur gas di Desa Bubun tentunya berhubungan dengan blok Secanggang.
Hasil eksplorasi gas alam dapat memenuhi kebutuhan industri di Sumatera Utara juga kebutuhan PT Pupuk Iskandar Muda PIM di Aceh. Ujar Rion Arios
Dimana, EMP Gebang merupakan anak Perusahaan Bakrie Grup diharapkan mampu mengerjakan proyek tanpa mengalami satu pun kendala di masyarakat apabila terjadi kendala secepatnya dimusyawarahkan oleh Kepala Desa setempat. Tuturnya
Pemicu akan terjadi rencana memindahkan tugu di persimpangan Desa Bubun ke Tapak Kuda sebaiknya dilakukan sosialisasi agar tidak terjadi konflik dengan masyarakat dan sebaiknya dilakukan sosialisasi.
Masih Rion Arios disamping EMP Gebang tentu dapat membantu pembangunan dan fasilitas umum desa desa ramai dilintasi alat alat berat dan kendaraan transportasi pengangkut gas tentu semakin meningkat ekonomi warga.
Rion Arios SH. MH menerangkan kepada awak media dengan catatan desa yang terpapar proyek diantaranya, Desa Bubun, Desa Pematang Cengal, Desa Pantai Cermin dan Desa Pekubuan yan terkena lintasan dari kegiatan persiapan pembangunan jalan dan jembatan dari proyek Migas EMP Gebang Ltd. Paparnya
“Dengan adanya sumur gas yang baru tentu Harapannya desa-desa tersebut yang dilalui transportasi itu dapat mengalami kemajuan, dan masyarakatnya juga dapat Sejahtera,” Ungkap Rion juga profesi Advokat KARA Lawyers di Kota Medan.
(Rikcy/tim)


















