Tak Berkategori

LAPORAN DINAS KESEHATAN TERBUKA: 16 PUSKESMAS LAPORKAN ABU, TAPI KECAMATAN RAJABASA TIDAK TERCATAT PADAHAL SUDAH DIBAGIKAN MASKER?

Newskabarindonesia.com, LAMPUNG SELATAN, 6 September 2026 — Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan merilis Laporan Harian Kesehatan Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau per tanggal 6 September 2026. Laporan ini disusun berdasarkan pemantauan dari 16 Puskesmas yang melaporkan dampak letusan dari total 28 puskesmas di wilayah kabupaten.

Wilayah Terdampak (16 Puskesmas):

1. Puskesmas Branti Raya
2. Puskesmas Karang Anyar
3. Puskesmas Kaliasin
4. Puskesmas Talang Jawa
5. Puskesmas Katibung
6. Puskesmas Candipuro
7. Puskesmas Way Urang
8. Puskesmas Ketapang
9. Puskesmas Sukadamai
10. Puskesmas Banjar Agung
11. Puskesmas Tanjung Sari
12. Puskesmas Tanjung Agung
13. Puskesmas Way Sulan
14. Puskesmas Way Panji
15. Puskesmas Bumi Daya
16. Puskesmas Bakauheni

Baca Juga  Bella Jayanti, S.I.KOM,. M.B.A, membWakil ketua lll (DPRD) lamsel berikan bantuan kursi roda kepada M. Zikri (75) warga Kelurahan Kalianda Bawah,

Desa Terdampak: 146 Desa
Kondisi Udara: Abu vulkanik tebal-tipis, mengganggu pandangan & pernapasan
Akses Jalan: Terganggu akibat abu vulkanik

– Total Warga Terdampak: 32.415 jiwa
– Pengungsi: 0 jiwa — belum ada warga yang mengungsi
– Kelompok Rentan Terdampak:
– Balita: 247 jiwa
– Ibu Hamil & Menyusui: 14 jiwa
– Lansia: 217 jiwa

Baca Juga  IMG-20240321-WA0010

Status Gunung Anak Krakatau: Level III (Siaga) — aktivitas erupsi masih berlangsung.

Catatan: Kecamatan Rajabasa belum masuk daftar puskesmas yang melaporkan dampak abu, namun warga tetap diimbau untuk waspada dan siap siaga.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *