Tak Berkategori

GELAP GULITA SEPERTI KUBURAN! Gedung DPRD Lamsel Saat Rapat Komisi Terpantau Suram di Tengah Kota Kalianda, Media Ramai Hadir

Newskabarindonesia.com, — LAMPUNG SELATAN — Suasana di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan, tepatnya di ruang rapat Komisi, menyisakan pertanyaan besar sekaligus kesan mengerikan bagi awak media yang hadir meliput. Di tengah keramaian jurnalis yang hadir, suasana gedung justru gelap gulita, sepi, dan suram bagaikan kuburan, padahal lokasinya berada tepat di jantung Kota Kalianda, Rabu malam (12/8/2026).

Berdasarkan foto yang diterima redaksi dan pantauan langsung awak media di lokasi, suasana gedung DPRD Lamsel saat rapat berlangsung terlihat sangat kontras dengan fungsinya sebagai pusat demokrasi daerah. Sebagian ruangan tampak diterangi lampu, namun kawasan luar, koridor gedung, hingga tempat parkir justru gelap gulita, minim penerangan, dan terlihat sepi senyap. Siluet orang-orang yang hadir terlihat samar-samar dalam kegelapan — seolah-olah bukan gedung pemerintahan yang aktif beraktivitas, melainkan bangunan yang sudah lama ditinggalkan.

“Kami datang untuk meliput rapat penting di Komisi III, tapi begitu sampai di lokasi rasanya seperti masuk ke tempat yang sepi. Gelap gulita, lampu penerangan di sekitar gedung banyak yang mati. Padahal ini gedung DPRD, di tengah Kota Kalianda! Bagaimana rakyat bisa percaya kalau rumah rakyat saja tidak terawat dan tidak terang?”
— ungkap salah satu awak media yang hadir.

Baca Juga  IMG-20240611-WA0003

Kondisi gelap gulita di area gedung dan tempat parkir juga memicu kekhawatiran keamanan. Apalagi rapat berlangsung hingga malam hari, ditambah lagi belakangan ini sering terjadi kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah kalianda .

“Kondisi gelap begini sangat disayangkan, apalagi rapat sampai malam. Ini dikhawatirkan menjadi celah bagi pelaku curanmor. Belum lama ini saja banyak warga yang kehilangan sepeda motor. Dengan suasana parkir yang gelap begini, siapa yang menjamin kendaraan kami aman?” tambah salah satu perwakilan awak media.

Kondisi tersebut langsung memicu beragam tanggapan tajam dari awak media maupun warga yang mengetahui situasi tersebut:

“Gedung ini adalah wajah demokrasi di Lampung Selatan. Di dalam sedang berlangsung rapat penting membahas anggaran miliaran rupiah, tapi di luar gedung gelap gulita seperti kuburan. Ini ironi yang nyata! Bagaimana kita bicara kemajuan daerah kalau gedung dewan saja tidak bisa menyala terang?”
— tegas salah satu pengamat sosial.

“Bukan soal listrik saja, tapi soal keseriusan. Kalau di gedung dewan saja gelap dan tidak terawat, bagaimana dengan fasilitas umum di desa-desa? Ini bukan sekadar masalah lampu, tapi soal citra dan pelayanan publik. Harusnya pusat pemerintahan itu paling terang, bukan paling gelap di tengah kota!”
— tambah warga yang melintas.

Baca Juga  424937745_402239692166015_6436036522335052035_n (1)

Rapat yang berlangsung di ruang Komisi tersebut dihadiri oleh banyak Anggota DPRD serta awak media dari berbagai media massa. Namun ironisnya, suasana di luar ruangan justru berkebalikan — sepi, gelap, dan suram, padahal di dalam sedang dibahas anggaran miliaran rupiah untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap Pimpinan DPRD Lamsel segera menindaklanjuti hal ini. Perbaiki fasilitas gedung, nyalakan lampu penerangan, karena ini bukan milik pejabat, ini milik seluruh masyarakat Lampung Selatan. Jangan biarkan gedung rakyat terlihat seperti gedung terbengkalai dan rawan kejahatan,” harap awak media.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Sekretariat DPRD maupun Pimpinan/Ketua DPRD Lampung Selatan terkait kondisi penerangan dan pemeliharaan gedung tersebut. Masyarakat berharap hal ini bukan pertanda buruk bagi keterbukaan dan transparansi lembaga perwakilan rakyat di Kabupaten Lampung Selatan. (Red)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *