Home / Apakabar INDONESIA

Jumat, 31 Desember 2021 - 16:12 WIB

Gubernur dan Kapolda Sumut Lepas Ekspor Pertanian Serentak ke 124 Negara Secara Virtual

BELAWAN – newskabarindonesia.com: Bersama dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo, secara virtual dengan Gubernur dan Kapolda melepas ekspor pertanian tutup tahun 2021 ke 124 negara. Jumat (31/12/2021).

Kementerian Pertanian (Kementan) ,melalui Badan Karantina Pertanian melepas Ekspor tutup tahun 2021 dengan menggelar Gebyar Ekspor Pertanian serentak dari 34 provinsi sebesar 1,3 juta ton, dengan nilai Rp 14,4 triliun ke 124 negara di Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar.

Yang mengangkat thema “Ekspor Tangguh, Indonesia Tumbuh” . yang disaksikan langsung oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan dihadiri seluruh Kapolda dan Gubernur daerah secara daring.

Turut serta dihadiri oleh Pangdam Bukit Barisan, Danlatamal, Kejati Sumut, Instansi terkait di Pelabuhan Belawan dara pengusaha/Eksportir

Sumatera Utara, melepas ekspor hasil pertanian sebanyak 102,9 ribu ton dengan nilai Rp 2,2 Triliun. Yang terdiri dari kopi sebesar 19,2 ton senilai Rp. 1,7 miliar Kultur jaringan Lilium SP sebanyak 1,197 ribu batang senilai Rp. 2 miliar dan Palm Oil 188, 8 ton dengan nilai Rp 5,9 M.

Berdasarkan data IqFast Badan Karantina Pertanian, bahwa wilayah Sumatra Utara, tahun 2021 jumlah negara ekspor 107 negara, sedangkan tahun 2020 negara tujuan ekspor hanya 101 negara. Jumlah Negara meningkat sebesar 5,94 %.

Baca Juga  Anggota DPRD Lampung Gelar Ideologi Pancasila Dan Wawasan Kebangsaan Dipringsewu.

(Data Jan-Nov 2021) Menteri Pertanian SYL menyebutkan “bahwa nilai ekspor pertanian Januari-Desember 2021 sebesar Rp 451,77 triliun naik 15,79 persen dibanding 2019 yang hanya Rp 390,19 triliun,” Ungkapnya

Oleh karena itu, untuk memperkuat sektor pertanian ke depannya kami butuh pengawalan dari kepolisian,” imbuh SYL.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya “memberikan apresiasi atas capaian Kementerian Pertanian (Kementan) yang mampu menjadikan sektor pertanian sebagai pertumbuhan ekonomi nasional di masa pandemi covid 19 hingga saat ini. Dan apresiasi atas kerja keras pertanian yang mengekspor serentak sebanyak Rp. 14, 4 Triliun ke 124 negara di dunia”.

Kapolri juga Mengucapkan terimakasih atas penghormatan yang diberikan kepada kepolisian yang dipercaya ikut serta dalam mengawal, menjaga, mendampingi sehinga pertanian kita bergairah dan berproduktifitas untuk pertumbuhan ekonomi pertanian kita.

“Lebih lanjutnya, Polri akan mengawal agar tidak ada penumpukan/penimbunan pupuk untuk petani, dan polri sudah melaksanakan Mou disertai dengan perjanjian kerjasama serta kegiatan strategis, pendampingan pengamaman penyaluran pupuk dan peredaran pestisida, pendampingan dan pengendalian pemotongan ternak,” lanjut Kapolri

Ditambahnya, ditahun depan kita berharap ekspor pertanian kita dapat menguasai pasar ekspor pertanian dunia demi mewujudkan Indonesia tangguh, mewujudkan Indonesia maju, Indonesia modern, Tutupnya.

Berdasarkan data BPS, sektor pertanian yang pertumbuhannya tumbuh positif pada triwulan II 2020 yakni 16,4 %, selama 2 tahun dalam masa Pandemi Covid-19, dan sektor pertanian jadi penyangga utama pertumbuhan ekonomi nasional. Pasalnya, sementara sektor lainnya mengalami kontraksi.

Baca Juga  Pelindo Dukung Pengiriman Cadangan Beras Pemerintah ke Pulau Nias

Edi Gubernur Sumut dalam sambutannya menyampaikan “terimakasih” kepada petani Sumut dan pelaku usaha, bahwa Sumatera utara menjadi peringkat pertama dalam ekspor pertaniannya, dan kita akan terus mempertahankannya agar ekonomi petani Sumatera utara semakin meningkat.

Disamping itu, Kapolda Sumatra Utara juga mengapresiasi atas pertumbuhan ekonomi di Sumatra karena mampu bertahan di peringkat pertama. Ia juga menyampaikan akan mempertahankan dengan memberikan jaminan keamanan demi pertanian yang lebih maju, bersama pemerintah daerah.

“Jaminan keamanan seperti foodestate, Bendungan bendungan Irigasi, menghindari para tengkulak yang mendominasi produk pertanian”, papar Panca Kapolda Sumut.

Kepala karantina Pertanian belawan (Andi)  juga menyampaikan sebagai salah satu unit pelayanan teknis di pelabuhan belawan, dan kami selalu siap untuk membantu regulasi kegiatan ekspor produk pertanian Sumatera Utara, dan Karantina Pertanian yang terus mengawal dan memfasilitasi para eksportir.

“Andi menambahkan, kami siap memberikan Bimtek kepada petani. Kemudian kami akan memfasilitasi eksportir dengan memberikan jaminan berupa Sertifikat kesehatan sesuai dengan permintaan Negara tujuan ekspor” paparnya ke media.

“Dan sebagai bukti keseriusan Karantina pertanian belawan, mampu menembus 107 negara dalam perdagangan ekspor, dari 124 negara yang di lepas serentak di 34 propinsi” tutup Andi Kepala Karantina Pertanian Belawan.

(Rikcy) 

 

Share :

Baca Juga

Apakabar INDONESIA

PD TIDAR Sumut Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Desa Yukka Tapanuli Tengah

Apakabar INDONESIA

Jelang Natal dan Tahun Baru, PT Prima Indonesia Logistik Pastikan Operasional Tetap Berjalan

Apakabar INDONESIA

Lahan Parkir Rumah Sakit Prima Husada Cipta PHC (Pelindo) Medan Amburadul

Apakabar INDONESIA

Pelindo Dukung Pengiriman Cadangan Beras Pemerintah ke Pulau Nias

Apakabar INDONESIA

Penumpang Natal 2025, Pelindo Regional 1 Belawan Pastikan Kesiapan Terminal Bandar Deli Belawan

Apakabar INDONESIA

BNCT Perkuat Sinergi Stakeholder Tingkatkan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat di Pelabuhan Belawan

Apakabar INDONESIA

BNCT dan Sei Mangkei Dry Port Teken MoU Perkuat Konektivitas Logistik Sumatera Utara

Apakabar INDONESIA

527 Wisudawan Universitas Tjut Nyak Dhien Medan (UTND) Wisuda di Tiara Convention Center Medan