Bandar Lampung

Unila Menjadi Pemenang The Most Accepted Students of University Campus Leader Program

Universitas LampungUniversitas Lampung (Unila) menjadi pemenang The Most Accepted Students of University Campus Leader Program batch delapan.

Penghargaan diterima langsung Rektor Unila yang disampaikan langsung Ketua LP3M Prof. Dr. Abdurrahman, M.Si., beserta Wakil Rektor Bidang PKTIK Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., di ruang kerja rektor pada Jumat, 28 Juni 2024.

Campus Leaders Program merupakan ajang bergengsi yang diselenggarakan Kemdikbudristek bekerja sama dengan pemangku kebijakan antara lain Bakries Center Foundation (BCF), Kadin, yang merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Baca Juga  Budiman AS Soroti Ancaman ‘Ideologi Android’: Gadget Menggeser Nilai Pancasila di Tengah Keluarga

Campus Leaders Program adalah program magang yang akan dilakukan selama satu semester di lembaga-lembaga sosial mitra Bakries Center Foundation. Unila secara aktif terus-menerus mengirimkan mahasiswa untuk turut serta mengikuti seleksi dan mengikuti program yang dilaksanakan selama satu semester ini.

Adapun tahapan seleksi terdiri dari dua tahap yaitu, seleksi administratif di platform website MSIB Kampus Merdeka. Bagi mahasiswa yang lolos dilanjutkan seleksi wawancara atau FGD.

Mahasiswa dapat memilih divisi atau posisi sesuai latar belakang jurusan. Setiap divisi memiliki silabus kegiatan masing-masing dengan kegiatan utamanya yaitu melakukan berbagai aktivitas berkaitan dengan kegiatan sosial, sosialisasi, advokasi, dan edukasi, pada masyarakat, hingga pengembangan teknologi pendukung.

Baca Juga  Danrem 043/Gatam Laporkan Perolehan Medali Pada PON XXI/2024 Aceh-Sumut Kepada Pj Gubernur Lampung

Benefit pada kegiatan ini, mahasiswa memperoleh sertifikat magang sebagai syarat peran serta dalam SDGs 2030, capacity building dan mentoring dari pada ahli/profesional, jejaring nasional dan internasional, peluang berkarier di Bakrie Center Foundation dan jejaringnya, menjadi penulis dan tampil di konferensi nasional, uang saku, dan transportasi. [Riky Fernando]

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *