Apakabar INDONESIA Kabar Daerah

Suasana penuh keceriaan menyelimuti di Balai Desa Setiadarma saat Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026

BEKASInewskabarindonesia.com: Suasana penuh keceriaan menyelimuti Balai Desa Setiadarma, Jalan Desa Setiadarma, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, saat ratusan anak mengikuti peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026. Kegiatan yang mengusung semangat perlindungan anak sekaligus pencegahan stunting ini menjadi bukti bahwa membangun generasi emas Indonesia dapat dimulai dari lingkungan desa, Jumat (24/7/2026).

Ratusan peserta yang berasal dari jenjang PAUD hingga TK dari berbagai wilayah di Kabupaten Bekasi memenuhi lokasi acara bersama para guru dan orang tua. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan edukatif yang dikemas secara menyenangkan sehingga pesan kesehatan dan gizi dapat diterima anak-anak dengan mudah.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Setiadarma Budi Raharjo, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi H. Ade Sukron, S.H.I., M.Si., serta Kepala Desa Setiadarma Hj. Nunung Herawati yang memberikan dukungan terhadap upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan ramah anak.

Ketua Panitia, Lusia, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti ratusan anak PAUD dan TK dari Kabupaten Bekasi sebagai bagian dari peringatan Hari Anak Nasional 2026 yang mengangkat tema pencegahan stunting.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak seluruh orang tua, guru, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga tumbuh kembang anak melalui pemenuhan gizi yang baik sejak usia dini,” ujarnya.

Baca Juga  Pelaku Intimidasi Buruh Tani di Paluh Kurau Telah Ditangkap

Sebagai bentuk edukasi yang langsung dapat dirasakan manfaatnya, panitia juga membagikan paket telur kepada ratusan anak, guru, orang tua, serta tamu undangan. Pembagian telur tersebut menjadi simbol pentingnya konsumsi protein hewani sebagai salah satu langkah sederhana namun efektif dalam mendukung pencegahan stunting.

Kemeriahan acara semakin terasa saat Pendongeng Anak Nasional Kak Harris atau Harris Rizki Akhiruddin tampil bersama boneka kesayangannya yang bernama Ayis. Dengan gaya komunikasi yang interaktif, humor yang segar, serta cerita yang dekat dengan kehidupan anak, Kak Harris mengajak peserta memahami pentingnya mengonsumsi sayur, buah, ikan, telur, dan makanan bergizi sebagai bekal untuk tumbuh sehat, cerdas, dan kuat.

Sesekali boneka Ayis melontarkan candaan yang mengundang gelak tawa. Anak-anak tampak antusias menjawab pertanyaan, bernyanyi, bergerak bersama, hingga berebut kesempatan berinteraksi dengan Ayis.

“Kalau ingin kuat, pintar, dan menjadi kebanggaan orang tua, jangan pilih-pilih makanan. Sayur, buah, ikan, dan telur adalah sahabat terbaik anak Indonesia,” pesan Kak Harris di hadapan peserta.

Keceriaan itu juga dirasakan oleh Deni, salah seorang siswa TK yang mengikuti kegiatan. Dengan wajah penuh semangat, ia mengaku sangat senang dapat bertemu langsung dengan Ayis.

“Aku senang sekali. Ayis lucu dan menggemaskan. Ceritanya juga seru,” ungkap Deni sambil tersenyum.Momen mengharukan terjadi ketika acara berakhir. Puluhan anak masih mengerumuni Kak Harris dan Ayis untuk bersalaman, berfoto, serta meminta pertunjukan dilanjutkan. Bahkan beberapa anak tampak menangis karena tidak ingin Kak Harris segera meninggalkan lokasi.

Baca Juga  Pemkab Lasmel Terima Audensi Arbeiter Samaiter Bund

Suasana tersebut menjadi bukti bahwa pendekatan edukasi melalui dongeng mampu menyampaikan pesan-pesan penting tentang kesehatan, karakter, dan kasih sayang dengan cara yang menyenangkan serta membekas di hati anak-anak.

Peringatan Hari Anak Nasional di Desa Setiadarma menjadi bagian dari road show nasional Kak Harris yang terus mengampanyekan pentingnya pendidikan karakter, literasi, dan kesehatan anak di berbagai daerah. Setelah menyelesaikan kegiatan di Bekasi, Kak Harris langsung bertolak menuju Surabaya untuk menghadiri rangkaian peringatan Hari Anak Nasional di Balai Kota Surabaya pada 25 Juli 2026.

Melalui kolaborasi pemerintah daerah, pemerintah desa, pendidik, orang tua, dan pegiat pendidikan anak, peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Desa Setiadarma tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menghadirkan gerakan nyata dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, kreatif, serta bebas stunting. Dari sebuah desa di Kabupaten Bekasi, lahir harapan besar bahwa setiap anak Indonesia berhak tumbuh dengan gizi yang baik, pendidikan yang berkualitas, dan masa depan yang lebih cerah.

(Hendri)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *