Home / Bandar Lampung

Jumat, 9 Juli 2021 - 15:06 WIB

Kemendagri Gelar Sosialisasi Penilaian Indeks Innovative Government Award (IGA) Tahun 2021

Badan Litbang Kemendagri menggelar Sosialisasi Penilaian Indeks Inovasi Daerah dan Pemberian Penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2021 secara virtrual, Kamis, 8 Juli 2021. Sosialisasi tersebut diikuti seluruh daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, guna memberikan persepsi yang sama mengenai Indeks Inovasi Daerah, dan mendorong daerah agar segera melaporkan inovasinya kepada Menteri Dalam Negeri. Selain itu, gelaran ini juga bertujuan untuk memperkenalkan pembaruan dalam sistem Indeks Inovasi Daerah. “Kami berharap melalui sosialisasi ini, tingkat partisipasi pemda dalam melaporkan inovasinya melalui sistem Indeks Inovasi Daerah dapat meningkat signifikan,” ujar Kepala Badan Litbang Kemendagri, Agus Fatoni yang menjadi pembicara kunci dalam acara tersebut.

Baca Juga  Pemprov Lampung Ikuti Pengajian Akbar dan Halal Bihalal PWNU Lampung

Fatoni menambahkan, setiap tahun, Kemendagri melakukan pengukuran dan penilaian Indeks Inovasi Daerah. Pada tahun 2020 lalu, Kemendagri telah menjaring sedikitnya 17.779 inovasi dari 484 pemerintah daerah. Namun, dari data yang ada, masih terdapat 58 daerah berkategori tidak dapat dinilai (disclaimer). Kategori ini didapat karena daerah tersebut tidak melaporkan inovasi daerahnya. Dirinya berharap, pada tahun ini seluruh pemda dapat melaporkan hasil inovasinya. Lantaran, hal tersebut diamantkan dalam Undang-Undang No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah pasal 388 ayat (7). “Kepala daerah melaporkan inovasi daerah yang akan dilaksanakan kepada Menteri Dalam Negeri,” terang Fatoni.

Baca Juga  Perkuat Gerakan “Siger”, TP PKK LAMPUNG Laksanakan Baksos dan Edukasi Prokes

Dirinya juga mengungkapkan, pada pelaksanaan Indeks Inovasi Daerah tahun lalu, Kemendagri telah memberikan penghargaan berupa piagam dan trofi kepada 195 daerah kategori sangat inovatif. Selain itu, di antara daerah tersebut, sebanyak 31 daerah penerima IGA, diusulkan kepada Kementerian Keuangan untuk mendapat alokasi dana insentif daerah (DID). Fatoni berharap, berbagai capaian inovasi di daerah tersebut dapat memperkuat kerja sama antardaerah, sehingga hal itu juga mendorong terciptanya pelayanan publik yang optimal. “Selain berkompetisi dalam inovasi, daerah juga perlu membina kerja sama, berkolaborasi, saling mengisi, saling belajar dan mengoptimalkan ke-khasan daerah,” terangnya.

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Pemerintah Provinsi Lampung Peringati HUT ke-54 KORPRI

Bandar Lampung

Ijtima Ulama Dunia di Kota Baru Lampung Dorong Perputaran Ekonomi Masyarakat

Bandar Lampung

Gubernur Rahmat Mirzani Hadiri Peringatan Pujawali di Pura Kahyangan Jagat Kerthi Bhuana

Bandar Lampung

Pemprov Lampung dan Bengkulu Sepakat Perkuat Kerja Sama Pembangunan Daerah

Bandar Lampung

Lampung Fest 2025 Berakhir, Pemprov Lampung Terus Dorong Pengembangan Pariwisata dan UMKM

Bandar Lampung

Pemilik Pabrik Tapioka Temui Gubernur Lampung, Sepakat Buka Operasional Kembali

Bandar Lampung

Wagub Jihan Kunjungi Kawasan Perhutanan Sosial Desa Way Kalam Lampung Selatan

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Luncurkan Aplikasi Saibara : Optimalisasi Retribusi Daerah dan Pelayanan Publik