Tak Berkategori

Surveyor Indonesia Pastikan Operasional BNCT Bebas dari Pencemaran Lingkungan

BELAWANnewskabarindonesia.com: Komitmen terhadap pelestarian lingkungan terus diperkuat oleh PT Belawan New Container Terminal (BNCT). Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keberlanjutan operasional pelabuhan, BNCT bekerja sama dengan Surveyor Indonesia, lembaga independen dengan laboratorium tersertifikasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), untuk melakukan pengujian kualitas air laut di area pelabuhan, Senin (10/11/2025).

Kegiatan survei dan pengambilan sampel dilaksanakan selama lima hari, mulai 27 hingga 31 Oktober 2025, di Kolam Sandar Terminal A dan Terminal B BNCT. Pengujian ini bertujuan memastikan tidak adanya pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh aktivitas bongkar muat maupun operasional kapal di kawasan pelabuhan.

“Pengujian kualitas air laut dilakukan secara komprehensif untuk memantau parameter-parameter penting seperti kadar minyak, logam berat, dan bahan organik. Langkah ini penting untuk memastikan bahwa operasional pelabuhan berjalan tanpa menimbulkan dampak negatif bagi ekosistem laut,” ujar Donni Priyambodo, HSSE Lead PT Belawan New Container Terminal.

Baca Juga  Walikota Bandar Lampung Tinjau Langsung Masyarakat Yang terkena Banjir Setiba Dari Jakarta.

Hasil sementara menunjukkan kondisi perairan di sekitar terminal berada dalam batas aman sesuai baku mutu lingkungan laut. Temuan ini menegaskan bahwa aktivitas operasional BNCT berjalan sesuai dengan standar pengelolaan lingkungan yang ketat dan berkelanjutan.

Donni menambahkan, pemantauan kualitas lingkungan menjadi bagian penting dari komitmen BNCT untuk menjadi pelabuhan modern yang ramah lingkungan (green port).

Baca Juga  IMG_20240504_145801

“Kami percaya bahwa pertumbuhan bisnis harus sejalan dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Melalui kerja sama dengan lembaga independen seperti Surveyor Indonesia, kami memastikan seluruh kegiatan di terminal selalu dalam koridor keberlanjutan,” tuturnya.

Kegiatan pemantauan ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat praktik pelabuhan berwawasan lingkungan, sebagaimana tertuang dalam regulasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait pengendalian pencemaran laut.

Dengan kolaborasi antara BNCT dan Surveyor Indonesia, diharapkan pelabuhan internasional di Belawan ini dapat menjadi contoh penerapan operasional efisien sekaligus berkelanjutan, memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat logistik maritim yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.

(Rikcy)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *