Pengoplos BBM Solar Bogel Simpang Dobi Titipapan Beroperasi Kebal Hukum
MEDAN DELI – newskabarindonesia.com: Praktik pengoplos bahan bakar minyak BBM solar yang dinahkodai Bogel kini menjadi viral beroperasi Jalan Platina I Lingk VII, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli sepertinya kebal hukum, Selasa (5/8/22025).
Disebut sebut, gudang alat berat di simpang dobi beroperasi dekat dengan pemukiman penduduk yang disulap sebagai tempat diduga penimbun dan pengoplos Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak tersentuh Aparat Penegak Hukum (APH) setempat.
“Modus gudang parkir dan penyimpanan alat berat lainnya banyak dimanfaatkan orang tak bertanggung jawab, disebut sebut bogel dan tim nya berperan penting untuk melancarkan bisnis tersebut simpang dobi”.
Hasil pantauan media, mobil tangki biru putih itu menjemput BBM dari gudang lalu segera dipasarkan dengan harga industri kini menimbulkan kerugian negara layak di razia oleh APH.
Selain menghindari biaya pajak, pengusaha pengepul BBM diduga beroperasi Ilegal telah nyaman dalam menjalankan bisnisnya tanpa harus memiliki izin usaha diterapkan oleh Pemerintah.
Dalam hal pengelolaan juga usaha Bahan Bakar Minyak dan Gas Bumi Badan pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menggandeng Kepolisian RI khususnya Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) dan jajarannya sebagai badan pengawasan penyalah gunaan Migas.
“Namun para pengusaha BBM nakal berupaya dan mencari jalan pintas agar usahanya mendapatkan keuntungan yang besar yang di duga memberi upeti kepada APH yang nakal untuk membekingi usahanya”.
Kini, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Wisnu Hermawan dikenal tegas agar merazia lokasi tersebut Jalan Platina I lingkungan.VII kel.Titi Papan Kec Medan Deli sangat meresahkan warga sekitar.
Menurut sumber yang layak dipercaya menjelaskan, dahulunya gudang tersebut dikelolah oleh Rudi dan Ipul di koordinator Sulis, namun belakang diketahui kedua Mafia BBM tersebut pecah kongsi dan akhirnya gudang tersebut sempat tutup.
“Dulu gudang itu dikelolah sama Rudi dan Ipul, koordinatornya Sulis, dengar kabar udah pecah kongsi Rudi buka lagi di Seruwe terus digrebek dari Polrestabes Medan, sekarang gudang nya disegel. Mungkin Ipul ini buka lagi join sm orang lain Bogel,” katanya.
“Kami Warga disini merasa resah akibat keberadaan gudang tersebut karena bisa mengancam keselamatan jiwa kami. Kami khawatir bila terjadi kebakaran,” cetusnya dengan cemas.
“Kami berharap kepada Aparat Penegak Hukum khususnya kepolisian segera bertindak dan menangkap pengusahanya,” harap warga yang diliputi kekhawatiran.
Saat ini aktivitas di gudang tersebut masih tetap berlangsung. Pengangkutan BBM jenis solar menjadi pusat perhatian masyarakat yang sedang melintas di Jalan Platina I kel. Titi Papan tersebut. Hal ini harus menjadi perhatian penegak hukum kepolisian daerah Sumatera Utara, pihak Polsek Medan labuhan dan Polres Pelabuhan Belawan.
(Rikcy)





















